Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Muaro Jambi

Akademik: Opini Tenaga Pendidik


Opini: Menumbuhkan Kembali Sikap Kesopanan Siswa terhadap GTK

Oleh: Ahmad Said Akbar, S.Pd
Pendidik MAN 1 Muaro Jambi

Sebagai pendidik di MAN 1 Muaro Jambi, saya merasa prihatin melihat fenomena yang terjadi belakangan ini. Sikap kesopanan dan santun sebagian siswa terhadap guru maupun tenaga kependidikan mulai menunjukkan tanda-tanda pelunturan. Padahal, budaya santun adalah cermin karakter bangsa sekaligus bagian dari adab yang harus dijunjung tinggi di lingkungan pendidikan, terlebih di madrasah yang menjadikan nilai agama sebagai dasar dalam setiap pembelajaran.

Dulu, siswa dengan penuh hormat menyapa guru ketika berpapasan, menundukkan kepala, bahkan mencium tangan sebagai tanda takzim. Namun kini, tidak jarang kita temui siswa yang acuh, bahkan melewati guru tanpa tegur sapa. Ada pula yang berbicara dengan nada tinggi, kurang memperhatikan tata krama ketika berdiskusi, atau menyepelekan arahan yang diberikan. Hal ini tentu menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pembentukan akhlak.

Menurut saya, ada beberapa faktor penyebab lunturnya sikap kesopanan ini. Pertama, pengaruh lingkungan pergaulan yang kian bebas, termasuk media sosial yang lebih menonjolkan gaya hidup individualis dan bebas tanpa batas. Kedua, menurunnya perhatian keluarga dalam menanamkan nilai sopan santun sejak dini. Ketiga, kurangnya konsistensi dari pihak sekolah maupun guru dalam memberikan keteladanan dan pembiasaan sikap hormat.

Namun demikian, saya percaya bahwa sikap sopan santun ini masih bisa dibangun kembali. Kuncinya ada pada sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Guru harus terus menjadi teladan, memberikan contoh nyata tentang bagaimana bersikap santun dalam tutur kata maupun perbuatan. Orang tua perlu menanamkan nilai hormat dan adab di rumah. Sedangkan madrasah harus menghidupkan kembali budaya salam, senyum, dan sapa di lingkungan sekolah, serta memberikan apresiasi kepada siswa yang menunjukkan akhlak terpuji.

Saya berharap, siswa MAN 1 Muaro Jambi dapat kembali menghidupkan tradisi kesopanan sebagaimana mestinya. Sebab, kecerdasan intelektual tanpa disertai dengan akhlak mulia hanya akan menghasilkan generasi yang pintar tetapi miskin budi pekerti. Mari bersama-sama kita jaga agar nilai sopan santun tidak hilang, melainkan menjadi identitas kuat siswa madrasah yang berakhlakul karimah.


Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Belum Disematkan

Mars Madrasah