
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) Hari ini, Senin (07/10) Siswa MAN 1 Muaro Jambi kelas XI mendapat arahan kegiatan P5 PPRA (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin. Kegiatan yang dijadwalkan mulai tanggal 07 Oktober ini akan berakhir pada tanggal 15 Oktober 2024. Kegiatan P5 PPRA kelas XI di hari pertama ini dibuka langsung oleh wakil kepala madrasah bidang Kurikulum, Suratno,S.Pd.,M.Pd. di salah satu ruang yang ada di MAN 1 Muaro Jambi.
Dalam arahnnya kegiatan P5 PPRA ini adalah program pendidikan yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin di kalangan pelajar. Progam ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman, etika, dan moral pelajar. “Kegiatan pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) PPRA yang dilaksanakan di MAN 1 Muaro Jambi sesuai dengan konsep yang telah dipersiapkan dengan matang dapat berjalan dengan lancar dan sesuai harapan.â€, ujar Suratno.
Usai dilakukan pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan materi tentang pemanfaatan lahan kosong yang ada di madrasah. Amri,S.Pd selaku pemateri menyampaikan materi tentang pemanfaatan lahan kosong dan adanya kolam ikan yang tidak terawat dapat dignakan sebagai tempat budidaya air tawar dengan merawat ikat lele. “Dengan memanfaatkan sejengkal tanah pun bisa memelihara ikan yang nantinya bisa menghasilkan Ikan Lele untuk meningkatkan nilai ekonomiâ€, ujar Amri.
Usai diberikan penjelasan tentang bagaimana cara memelihara ikan lele maka siswa kelas XI yang berjumlah 130 siswa dibagi menjadi 25 kelompok kecil. Hal tersebut disampaikan oleh Almustari,S.Si selaku koordinator siswa kelas XI.
“Setelah dibagi kelompok kecil maka kami melakukan observasi untuk melakukan pengecekan kadar PH air tawar yang akan dijadikan kolam ikan. pH air yang ideal untuk budidaya ikan lele adalah 6,5–8,5. pH yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat mengganggu proses pencernaan ikan lele.â€, penjelasan Almustari.
Lebih lanjut guru Fisika ini juga memberikan penjelasan bahwa selain pH, suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 26–30°C. Kondisi pH dan perubahan suhu yang tidak stabil dapat menyebabkan penurunan kualitas air, bahkan pada proses pembenihan dan pendederan dapat mengakibatkan benih ikan mati. Ia berharap setelah P5-PPRA selesai dilaksanakan, peserta didik dapat memiliki bekal untuk berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya.
Untuk mendapatkan bibit, NRG Subagio,S.Pd salah satu tim guru pendamping menuturkan bahwa kini pihaknya mencoba merangkul Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam. "Tadi kami bersama beberapa guru tim pendamping siswa kelas XI bersama beberapa siswa telah mengajukan proposal ke BPBAT Sungai Gelam. Mudah-mudahan mendapat bantuan benih sehingga dapat memperlancar program kerja", Ujar Subagio.
|
183x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...