
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Sebelum menentukan siswa yang bersetatus eligible di MAN 1 Muaro Jambi, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Suratno,S.Pd.,M.Pd melakukan wawancara kepada para siswa yang benar-benar ingin melanjutkan kulian di PTN melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Pasalnya siswa yang ingin mengikuti SNBP julmahnya lebih banyak daripada kuota yang tersedia. Hari ini (16/01) Suratno kembali melakukan maraton wawancara mulai dari kemarin (15/01).
"Kami tim seleksi siswa eligible benar-benar memastikan siswa yang ingin mengikuti SNBP adalah siswa yang memang berniat kuliah bukan coba-coba karena keterbatasan kuota yang tersedia", ujar Suratno. Guru Kimia ini menjelaskan bahwa jika siswa yang dinyatakan lulus SNBP tidak jadi kuliah kan sayang karena siswa yang nilainya dibawah peserta yang lulus tidak jadi kuliah.
"Penting bagi siswa eligible untuk memahami bahwa status tersebut bukan jaminan otomatis untuk diterima di perguruan tinggi pilihan. Mereka tetap perlu mempersiapkan diri dengan baik dan memilih program studi yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka.", tambah Suratno
Siswa eligible merujuk pada peserta didik yang memenuhi kriteria dan persyaratan untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), yang sebelumnya dikenal sebagai SNMPTN. Secara harfiah, kata "eligible" berasal dari bahasa Inggris yang berarti "memenuhi syarat" atau "layak". Dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia, siswa eligible adalah mereka yang dianggap memiliki kualifikasi akademik dan non-akademik yang memadai untuk bersaing dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri tanpa melalui jalur tes tertulis.
Konsep ini didasarkan pada prinsip bahwa prestasi akademik selama masa studi di sekolah menengah atas dapat menjadi indikator yang baik untuk menilai potensi keberhasilan seorang siswa di perguruan tinggi. Oleh karena itu, siswa eligible diberikan kesempatan untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP yang mengandalkan rekam jejak prestasi mereka selama di sekolah.
Menjadi siswa eligible membawa sejumlah implikasi penting bagi peserta didik. Berikut adalah beberapa konsekuensi dan peluang yang muncul dari status eligible:
1. Kesempatan SNBP: Siswa eligible memiliki kesempatan untuk mendaftar SNBP, yang merupakan jalur masuk perguruan tinggi negeri tanpa tes tertulis.
2. Kompetisi Terbatas: Karena hanya siswa eligible yang dapat mendaftar, persaingan dalam SNBP relatif lebih terbatas dibandingkan jalur seleksi lainnya.
3. Fokus pada Prestasi Konsisten: Status eligible mendorong siswa untuk menjaga konsistensi prestasi akademik mereka sepanjang masa studi di sekolah menengah.
4. Perencanaan Karier Dini: Siswa eligible dapat mulai merencanakan pilihan program studi dan universitas lebih awal.
5. Tekanan Psikologis: Ada kalanya status eligible dapat menimbulkan tekanan psikologis karena ekspektasi yang tinggi dari lingkungan sekitar.
|
138x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...