
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~Babak final classmeeting futsal putra MAN 1 Muaro Jambi berlangsung sengit dan penuh tensi. Pertandingan final tersebut mempertemukan Kelas XI A dengan Kelas XI C. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil agresif. Penonton memadati sekitar lapangan futsal madrasah.
Pertandingan digelar di lapangan futsal MAN 1 Muaro Jambi pada hari terakhir classmeeting. Laga ini menjadi puncak dari rangkaian kompetisi futsal yang berlangsung beberapa hari. Antusiasme warga madrasah terlihat sangat tinggi. Sorak sorai penonton terus mengiringi jalannya pertandingan.
Kedua tim menampilkan permainan yang seimbang sejak awal babak pertama. Serangan demi serangan dilancarkan oleh masing-masing tim. Meski begitu, pertahanan kedua tim juga tampil solid. Skor ketat membuat pertandingan berlangsung alot.
Dalam pertandingan tersebut, sportivitas tetap dijunjung tinggi oleh para pemain. Meski terjadi beberapa benturan, tidak ada tindakan berlebihan. Para pemain tetap menghormati keputusan wasit. Hal ini menjadi contoh positif bagi penonton yang menyaksikan.
Pembina OSIM, Gesang, turun langsung memimpin jalannya pertandingan. Kehadirannya bertujuan menjaga netralitas dan kelancaran pertandingan. Ia memastikan bahwa setiap keputusan wasit dihormati oleh kedua tim. Langkah ini dinilai efektif meredam potensi protes.
Guru PJOK MAN 1 Muaro Jambi yang merupakan lulusan Universitas Jambi bertindak sebagai wasit. Ia terlihat tegas dan konsisten dalam memimpin pertandingan. Setiap pelanggaran ditindak sesuai aturan. Kepemimpinannya mendapat apresiasi dari pemain dan penonton.
Gesang menyampaikan bahwa pertandingan final ini bukan sekadar mencari pemenang. Ia mengatakan, “Yang terpenting adalah bagaimana siswa belajar sportivitas dan disiplin.” Menurutnya, kemenangan hanyalah bonus dari proses yang dijalani. Pernyataan tersebut disampaikan usai pertandingan.
Setelah melalui pertandingan yang ketat, Kelas XI C akhirnya keluar sebagai pemenang. Gol penentu tercipta di menit-menit akhir pertandingan. Sorak kemenangan pun pecah dari pendukung Kelas XI C. Para pemain saling berpelukan merayakan keberhasilan mereka.
Kelas XI A yang harus menerima kekalahan tetap menunjukkan sikap sportif. Mereka memberikan ucapan selamat kepada tim lawan. Sikap ini mendapat apresiasi dari guru dan panitia. Kekalahan dianggap sebagai bagian dari proses belajar.
Pihak madrasah berharap pertandingan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Nilai kerja keras, kebersamaan, dan sportivitas diharapkan melekat pada diri siswa. Classmeeting futsal ini dinilai sukses dan berkesan. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan dengan lebih baik.
|
26x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...