
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Sehari menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, para panitia di MAN 1 Muaro Jambi tampak sibuk menyiapkan berbagai perlengkapan acara. Salah satu yang menarik perhatian adalah pembuatan bendera uang yang menjadi tradisi khas dalam perayaan Maulid Nabi di madrasah tersebut.
Zahrotus Shita, Sofia Ayla Lintang Nala Ratih, dan Fatonah Dewi Khomsiani, siswa kelas XII A, terlihat antusias merangkai bendera uang dengan penuh ketelitian. Mereka dibantu oleh beberapa siswa lain yang turut serta menyelesaikan persiapan. Suasana di ruang kelas sore itu tampak semarak dengan aktivitas gotong royong.
“Bendera uang ini bukan hanya hiasan, tetapi memiliki makna mendalam dalam perayaan Maulid Nabi,” ujar Suntaji, S.Pd.I, selaku pembina keagamaan MAN 1 Muaro Jambi. Ia menjelaskan bahwa bendera uang berfungsi sebagai simbol sedekah, wujud rasa syukur, serta pembagian keberkahan kepada masyarakat, terutama anak-anak.
Tradisi ini diyakini dapat memperlancar rezeki sekaligus membawa berkah bagi siapa saja yang mendapatkannya. “Selain untuk mempercantik suasana, tradisi ini bertujuan menumbuhkan nilai-nilai kebaikan, memperkuat kebersamaan, dan menghidupkan semangat filantropi dalam masyarakat,” tambah Suntaji.
Para siswa juga merasakan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Mereka belajar pentingnya bekerja sama, menghargai tradisi, serta mengamalkan nilai sedekah sejak dini. “Kami senang bisa terlibat. Walaupun melelahkan, kegiatan ini membuat kami merasa lebih dekat dengan teman-teman dan semakin cinta dengan tradisi Maulid,” ungkap Zahrotus Shita.
Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan siswa dan guru, panitia optimis peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 1 Muaro Jambi akan berlangsung meriah, penuh makna, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah di lingkungan madrasah dan masyarakat sekitar.
|
30x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...