
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Pagi hari Rabu (05/11) menjadi awal kegiatan penegakan disiplin bagi para siswa MAN 1 Muaro Jambi. Guru-guru piket tampak sibuk melakukan pemeriksaan kuku dan rambut siswa di halaman madrasah. Setiap siswa yang datang diarahkan untuk berbaris dan menjalani pemeriksaan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan diri.
Guru piket Hj. Muhaiti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan bukan untuk menghukum, tetapi untuk mendidik. “Kami ingin anak-anak terbiasa menjaga kebersihan sejak dini,” ujarnya dengan tegas. Menurutnya, kebersihan diri adalah bagian dari akhlak dan tanggung jawab sebagai pelajar. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sudah menjadi budaya di madrasah.
Dalam pemeriksaan itu, siswa dengan kuku panjang langsung diminta memotongnya di tempat. Sedangkan bagi siswa yang rambutnya panjang dilakukan pendataan dan diberikan waktu untuk memangkasnya sendiri. Guru mencatat nama-nama siswa dan mengingatkan mereka agar mematuhi peraturan. Semua dilakukan dengan cara persuasif agar siswa merasa dihargai.
Salah satu siswa, Rafi, mengaku tidak keberatan dengan kegiatan tersebut. Ia menyadari bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari kewajiban setiap siswa. “Kalau kita rapi dan bersih, belajar juga jadi nyaman,” katanya sambil tersenyum. Sikap positif siswa menjadi bukti bahwa kedisiplinan bisa diterapkan dengan pendekatan yang menyenangkan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter di MAN 1 Muaro Jambi. Kepala madrasah, Jurmalis, S.Pd., M.M., menegaskan pentingnya kebersihan sebagai nilai dasar pendidikan. Ia mengatakan bahwa madrasah tidak hanya mendidik siswa secara akademik, tetapi juga membentuk kepribadian. “Kami ingin siswa MAN 1 menjadi pribadi yang disiplin, sopan, dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Para guru terlihat bekerja dengan sabar selama kegiatan berlangsung. Mereka memeriksa dengan teliti dan memberi arahan secara bijak. Suasana tetap kondusif meskipun kegiatan dilakukan di luar kelas. Hal ini menunjukkan bahwa penegakan aturan dapat berjalan tanpa menimbulkan ketegangan.
Setelah pemeriksaan selesai, guru melakukan evaluasi dan mencatat hasilnya dalam buku piket. Nama-nama siswa yang belum mematuhi aturan akan dipantau oleh wali kelas. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan semua siswa menjalankan peraturan dengan baik. Keseriusan guru dalam mengawasi menunjukkan komitmen madrasah terhadap pembentukan disiplin siswa.
Melalui kegiatan sederhana ini, MAN 1 Muaro Jambi berusaha menanamkan nilai disiplin yang kuat di kalangan siswa. Madrasah percaya bahwa kedisiplinan harus dimulai dari kebiasaan kecil. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, karakter siswa akan terbentuk dengan sendirinya. Disiplin bukan lagi sekadar aturan, melainkan budaya yang mengakar di lingkungan madrasah.
|
28x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...