
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Kemarin (11/12), siswa kelas XII D MAN 1 Muaro Jambi menampilkan ujian praktik seni dengan konsep kolosal sendratasik. Pertunjukan tersebut menggabungkan drama, tari, dan musik untuk membawakan kisah legenda Malin Kundang. Para siswa tampak mempersiapkan penampilan ini sejak beberapa minggu sebelumnya. Guru seni menyebut bahwa latihan mereka berlangsung intensif.
Tokoh utama dalam pertunjukan ini dimainkan oleh Steven sebagai Malin Kundang. Ia menunjukkan kemampuan akting yang kuat dalam menggambarkan karakter Malin yang durhaka. Fina berperan sebagai ibu Malin yang penuh kesedihan, sementara Elvira tampil sebagai istri Malin. Perpaduan akting ketiganya berhasil membuat suasana lebih hidup.
Pertunjukan dimulai dengan adegan Malin kecil yang ingin merantau. Para siswa menampilkan musik pengiring yang menyesuaikan suasana adegan. Drama ditampilkan dengan koreografi tari yang kompak. Hal ini membuat pertunjukan terlihat profesional meski dilakukan dalam ujian praktik.
Guru seni budaya menyampaikan bahwa penampilan ini adalah bentuk kreativitas siswa. Ia mengatakan bahwa sendratasik merupakan wadah bagi siswa untuk menggabungkan banyak unsur seni. Guru lain juga menyebut bahwa kerja sama tim kelas XII D sangat baik. Mereka dinilai berhasil membawa kisah legenda ke panggung sekolah.
Para penonton tampak terhibur dengan penampilan siswa. Beberapa guru memberikan tepuk tangan panjang sebagai bentuk apresiasi. Bahkan beberapa siswa dari kelas lain ikut menyaksikan pertunjukan ini. Suasana ruangan terasa penuh antusiasme.
Steven, pemeran Malin, mengaku sempat gugup sebelum tampil. Namun, ia merasa terbantu oleh dukungan teman-temannya. Ia mengatakan, “Kami latihan keras dan berharap hasilnya memuaskan semua penonton.” Ucapannya mencerminkan komitmen siswa dalam ujian ini.
Setelah pertunjukan selesai, guru memberikan evaluasi. Mereka menilai aspek vokal, kreativitas, ekspresi, dan kerja sama tim. Guru juga memberikan saran agar siswa terus mengembangkan kemampuan mereka. Evaluasi dilakukan dengan suasana hangat.
Pertunjukan sendratasik ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa. Mereka merasa bangga dapat menampilkan karya seni kolosal. Madrasah berharap kegiatan seni terus berkembang dan menjadi ciri khas kreativitas siswa. Kisah Malin Kundang pun hidup kembali melalui pentas sekolah.
|
21x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...