
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Pembiasaan salat Dhuha di MAN 1 Muaro Jambi berjalan dengan tertib dan penuh kesadaran. Hal ini terlihat pada Rabu (28/01), saat siswa melaksanakan salat Dhuha tanpa harus diingatkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan karakter religius. Suasana pelaksanaan tampak khusyuk dan tertata rapi. Hal tersebut mencerminkan keberhasilan pembiasaan yang diterapkan madrasah.
Wakil Kepala MAN 1 Muaro Jambi Bidang Kesiswaan, Fatimah, menyampaikan apresiasinya terhadap kesadaran siswa. Ia menyatakan bahwa siswa kini melaksanakan salat Dhuha dengan kemauan sendiri. “Anak-anak sudah memiliki kesadaran untuk salat Dhuha tanpa harus disuruh lagi,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan saat ditemui di lingkungan madrasah. Ia menilai hal ini sebagai perkembangan positif.
Pembiasaan salat Dhuha merupakan program rutin madrasah yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Program ini bertujuan membentuk karakter disiplin dan ketenangan jiwa siswa. Selain itu, kegiatan ini juga mendekatkan siswa kepada Allah SWT. Pembiasaan dilakukan secara konsisten setiap hari sekolah. Guru turut berperan sebagai pembimbing dan teladan.
Secara tidak langsung, pihak madrasah menjelaskan bahwa pembiasaan ini tidak hanya berfokus pada ritual ibadah. Nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia juga ditanamkan melalui kegiatan pendukung. Kegiatan dzikir dan doa bersama menjadi bagian dari rangkaian salat Dhuha. Hal ini diintegrasikan dengan program keagamaan lainnya. Tujuannya agar nilai religius tertanam kuat dalam diri siswa.
Pelaksanaan salat Dhuha dilakukan secara berjamaah di lingkungan sekolah. Guru mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Pendampingan ini bertujuan memastikan tata cara ibadah berjalan dengan benar. Selain itu, guru juga memberikan penguatan nilai-nilai keutamaan salat Dhuha. Siswa pun semakin memahami makna ibadah yang dilakukan.
Fatimah menambahkan bahwa pembiasaan ini memberikan dampak positif terhadap perilaku siswa. Menurutnya, siswa menjadi lebih tenang dan disiplin dalam kegiatan belajar. “Kami melihat perubahan sikap yang cukup signifikan pada siswa,” katanya. Pernyataan ini menunjukkan keberhasilan program pembiasaan. Dampak positif tersebut dirasakan secara bertahap.
Madrasah juga berupaya melibatkan seluruh warga sekolah dalam mendukung program ini. Kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan berperan aktif. Dukungan penuh dari semua pihak membuat program berjalan lancar. Lingkungan sekolah pun menjadi lebih religius dan kondusif. Hal ini menciptakan suasana belajar yang nyaman.
Dengan konsistensi pembiasaan salat Dhuha, MAN 1 Muaro Jambi berharap dapat mencetak generasi berakhlak mulia. Program ini menjadi bagian penting dari pendidikan karakter. Madrasah berkomitmen melanjutkan dan mengembangkan kegiatan keagamaan. Harapannya, nilai spiritual yang ditanamkan dapat menjadi bekal siswa di masa depan. Pembiasaan salat Dhuha pun menjadi contoh nyata pendidikan karakter berbasis nilai keislaman.
|
19x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...