
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Pembinaan keagamaan kembali dilaksanakan di MAN 1 Muaro Jambi melalui kegiatan pembiasaan Jumat pagi. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat kemarin dengan suasana yang khidmat dan tertib. Fokus kegiatan diarahkan kepada siswa kelas XC. Kegiatan utama berupa pembacaan Surat Yasin dan tahlil. Program ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat karakter religius peserta didik.
Pendampingan kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Pembina Keagamaan, Suntaji. Ia hadir untuk membimbing dan mengarahkan siswa selama pelaksanaan yasinan. Turut hadir pula wali kelas XC, Gading Romadon, S.Kom., yang memberikan dukungan penuh. Kehadiran guru menjadi bentuk perhatian madrasah terhadap pembinaan spiritual siswa. Hal ini menunjukkan sinergi antara pembina keagamaan dan wali kelas.
Kegiatan yasinan dilaksanakan setelah siswa melaksanakan salat Dhuha berjamaah. Setelah itu, siswa berkumpul dengan tertib untuk memulai pembacaan Surat Yasin. Dalam kegiatan ini, siswa diberi kesempatan untuk terlibat secara aktif. Ada siswa yang bertugas membaca Surat Yasin, memimpin tahlil, serta memimpin doa. Pembagian peran ini bertujuan melatih keberanian dan tanggung jawab siswa.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Para siswa mengikuti setiap rangkaian acara dengan tertib dan serius. Tidak terlihat suasana gaduh selama kegiatan berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa pembiasaan keagamaan mulai tertanam dalam diri siswa. Kegiatan semacam ini menjadi sarana efektif untuk membentuk kebiasaan baik di lingkungan madrasah.
Pembina Keagamaan, Suntaji, menyampaikan harapannya kepada siswa setelah kegiatan selesai. Ia mengatakan secara langsung, “Saya berharap siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan khusyuk dan penuh kesadaran.” Menurutnya, pembacaan Yasin bukan sekadar rutinitas, tetapi juga sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan pemahaman tersebut, kegiatan akan memiliki makna yang lebih mendalam.
Secara tidak langsung, kegiatan ini juga melatih kepemimpinan siswa. Siswa yang bertugas memimpin bacaan dan doa dilatih untuk percaya diri tampil di depan teman-temannya. Selain itu, siswa belajar untuk saling menghormati dan menjaga ketertiban. Nilai-nilai ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan karakter religius menjadi fondasi utama dalam pendidikan di madrasah.
Wali kelas XC, Gading Romadon, S.Kom., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan yasinan mampu memberikan dampak positif bagi sikap dan perilaku siswa. Menurutnya, siswa terlihat lebih tenang dan fokus setelah mengikuti kegiatan keagamaan. Hal ini berdampak positif terhadap proses pembelajaran di kelas. Pembiasaan baik ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara konsisten.
Melalui kegiatan yasinan Jumat pagi, MAN 1 Muaro Jambi berupaya menanamkan nilai-nilai religius secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa secara holistik. Madrasah berharap siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan dan akhlak yang baik. Dengan demikian, lulusan madrasah mampu menjadi generasi yang berilmu dan berakhlakul karimah.
|
16x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...