
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Menindaklanjuti arahan Kepala Madrasah terkait penyelesaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) tahun 2026, seorang guru MAN 1 Muaro Jambi bernama Amri menunjukkan komitmen tinggi terhadap tugasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia memilih memanfaatkan waktu libur untuk menyelesaikan pelaporan SKP melalui aplikasi E-Kinerja. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab profesional terhadap amanah yang diemban. Amri menyadari bahwa ketepatan waktu dalam pelaporan kinerja menjadi salah satu indikator disiplin ASN. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk tidak menunda pekerjaan meskipun berada di masa libur.
Kegiatan tersebut dilakukan Amri di kediamannya dengan memanfaatkan akses internet pribadi. Ia mengerjakan pengisian SKP secara bertahap agar setiap indikator kinerja dapat dilaporkan secara lengkap. Menurutnya, aplikasi E-Kinerja membutuhkan ketelitian dan kecermatan. Setiap data yang diinput harus sesuai dengan aktivitas nyata yang telah dilakukan selama satu tahun. Kesungguhan ini menjadi cerminan profesionalisme guru di lingkungan MAN 1 Muaro Jambi.
Amri menjelaskan bahwa penyelesaian SKP bukan sekadar kewajiban administratif semata. Ia menilai SKP sebagai instrumen penting dalam sistem penilaian kinerja ASN. Melalui SKP, kinerja pegawai dapat diukur secara objektif dan terstruktur. Dengan sistem tersebut, hasil kerja setiap ASN dapat dievaluasi secara adil. Pandangan ini menjadi dorongan kuat baginya untuk menyelesaikan SKP tepat waktu.
Secara langsung, Amri mengatakan, “Saya memanfaatkan waktu libur agar pelaporan SKP bisa selesai dengan baik dan tidak mengganggu kegiatan pembelajaran di madrasah.” Ia menegaskan bahwa tugas utama seorang guru tetaplah mendidik dan mengajar siswa. Oleh sebab itu, ia berupaya agar urusan administratif tidak mengurangi fokus terhadap pembelajaran. Pernyataan tersebut menunjukkan kesadaran tinggi terhadap manajemen waktu. Sikap ini juga menjadi teladan bagi rekan sejawatnya.
Selain itu, Amri menyampaikan bahwa pengisian SKP membutuhkan ketelitian ekstra. Kesalahan kecil dalam penginputan data dapat berdampak pada penilaian kinerja secara keseluruhan. Oleh karena itu, ia mengerjakan setiap bagian dengan penuh kehati-hatian. Ia juga memeriksa ulang seluruh isian sebelum mengirimkan laporan. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan administratif.
Secara tidak langsung, Kepala Madrasah MAN 1 Muaro Jambi mengapresiasi sikap proaktif para guru yang segera menindaklanjuti arahan terkait SKP. Ia menilai langkah Amri sebagai contoh nyata kedisiplinan ASN. Menurutnya, ketepatan waktu dalam pelaporan mencerminkan integritas dan tanggung jawab pegawai. Hal tersebut sejalan dengan upaya peningkatan mutu tata kelola madrasah. Budaya kerja disiplin terus didorong di lingkungan MAN 1 Muaro Jambi.
Pelaporan SKP sendiri merupakan kewajiban tahunan bagi seluruh ASN, termasuk guru madrasah. Melalui SKP, kinerja pegawai direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis. Sistem ini juga menjadi dasar dalam pembinaan karier ASN. Oleh karena itu, penyelesaian SKP tepat waktu sangatlah penting. Hal inilah yang menjadi perhatian serius bagi Amri.
Dengan langkah cepat yang dilakukan, Amri berharap dapat menjalani tugas-tugas selanjutnya dengan lebih tenang. Ia juga berharap rekan-rekan guru lainnya dapat termotivasi untuk menyelesaikan kewajiban administrasi secara tepat waktu. Menurutnya, kedisiplinan administrasi akan berdampak positif pada kinerja lembaga secara keseluruhan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga profesionalisme guru madrasah. MAN 1 Muaro Jambi pun terus berupaya membangun budaya kerja yang bertanggung jawab.
|
17x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...