
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Panitia Kegiatan Ujian Madrasah (UM) mendorong para guru agar segera menyelesaikan administrasi kelengkapan ujian, seperti penyusunan kisi-kisi, pembuatan soal, dan perangkat penilaian. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan Ujian Madrasah berjalan lancar dan sesuai jadwal. Rapat koordinasi telah dilaksanakan untuk menyamakan persepsi seluruh guru mata pelajaran. Panitia juga memberikan batas waktu yang jelas dalam penyelesaian administrasi tersebut. Target penyelesaian ditetapkan pada 23 Maret 2026.
Ketua panitia, Ahmad Said Akbar, S.Pd., Gr., menegaskan pentingnya ketepatan waktu dalam penyusunan perangkat ujian. “Kami berharap seluruh guru dapat menyelesaikan administrasi UM paling lambat 23 Maret 2026 agar proses verifikasi dapat dilakukan tepat waktu,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi panitia. Ia juga menekankan bahwa kelengkapan administrasi menjadi indikator kesiapan madrasah. Oleh sebab itu, kerja sama seluruh guru sangat dibutuhkan.
Secara tidak langsung, Ahmad Said Akbar juga mengingatkan bahwa keterlambatan administrasi dapat menghambat proses pencetakan dan distribusi soal. Hal tersebut tentu akan berdampak pada kesiapan teknis pelaksanaan ujian. Karena itu, panitia melakukan monitoring berkala terhadap progres setiap mata pelajaran. Guru diminta melaporkan perkembangan penyusunan soal. Dengan sistem kontrol tersebut, panitia optimistis target dapat tercapai.
Adapun komponen administrasi yang harus dilengkapi meliputi kisi-kisi soal, naskah soal, kunci jawaban, dan pedoman penskoran. Setiap dokumen harus disusun sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Guru juga diminta memastikan soal memenuhi aspek validitas, reliabilitas, dan tingkat kesukaran yang proporsional. Penyusunan soal tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan karakter dan kompetensi siswa. Hal ini sesuai dengan prinsip evaluasi pembelajaran yang komprehensif.
Panitia juga memberikan arahan teknis terkait format penulisan dan pengumpulan dokumen. Semua berkas dikumpulkan dalam bentuk softcopy dan hardcopy untuk memudahkan proses verifikasi. Tim verifikator akan melakukan telaah sebelum soal dinyatakan siap digunakan. Proses ini penting untuk menghindari kesalahan redaksional maupun substansi materi. Dengan demikian, mutu ujian dapat terjamin.
Beberapa guru menyatakan kesiapan mereka dalam memenuhi target tersebut. Salah satu guru mata pelajaran menyampaikan bahwa penyusunan kisi-kisi telah mencapai tahap finalisasi. Ia menambahkan bahwa koordinasi antar guru berjalan dengan baik. Dukungan teknologi juga mempermudah proses penyusunan soal. Hal ini menunjukkan semangat profesionalisme tenaga pendidik.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Ujian Madrasah direncanakan berlangsung setelah seluruh administrasi dinyatakan lengkap. Panitia memastikan setiap tahapan berjalan sesuai timeline. Dengan adanya target yang jelas, diharapkan tidak ada kendala berarti menjelang hari pelaksanaan. Ujian Madrasah merupakan evaluasi akhir yang menentukan capaian belajar siswa. Oleh karena itu, persiapannya harus dilakukan secara matang.
Dengan komitmen bersama antara panitia dan guru, MAN 1 Muaro Jambi optimistis dapat menyelenggarakan Ujian Madrasah secara tertib dan berkualitas. Ahmad Said Akbar kembali menegaskan bahwa keberhasilan ujian bukan hanya tanggung jawab panitia, tetapi seluruh warga madrasah. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan. Persiapan yang maksimal menjadi kunci utama keberhasilan. Target 23 Maret 2026 pun diharapkan dapat tercapai sesuai rencana.
|
16x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...