
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh keluarga besar MAN 1 Muaro Jambi pada Jumat (17/07). Seluruh wali kelas mendampingi peserta didik melaksanakan penataan meja dan kursi di ruang kelas masing-masing setelah pembagian siswa kelas X dan XI selesai difinalisasi. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh ruang belajar memiliki jumlah meja dan kursi yang sesuai dengan kebutuhan setiap rombongan belajar pada tahun pelajaran 2026/2027. Para siswa tampak antusias memindahkan meja dan kursi dari satu ruangan ke ruangan lainnya sesuai arahan guru. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, tertata, dan siap digunakan sejak hari pertama pembelajaran efektif.
Sejak pagi, para wali kelas bersama peserta didik melakukan pendataan jumlah meja dan kursi yang tersedia di setiap ruang kelas. Setelah proses pendataan selesai, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memudahkan proses pemindahan perlengkapan belajar. Mereka bekerja sama mengangkat meja dan kursi dengan penuh kehati-hatian agar tidak mengalami kerusakan. Para guru juga terus mengawasi jalannya kegiatan sehingga proses distribusi berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kebersamaan yang terjalin selama gotong royong mencerminkan budaya saling membantu yang terus ditanamkan di lingkungan MAN 1 Muaro Jambi.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Fahrurrozi, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan setelah pembagian peserta didik kelas X dan XI ditetapkan secara resmi. Menurutnya, kebutuhan meja dan kursi setiap kelas baru dapat diketahui setelah jumlah siswa di masing-masing rombongan belajar benar-benar final. Oleh sebab itu, pihak madrasah segera melakukan penataan ulang agar tidak ada kelas yang mengalami kelebihan maupun kekurangan fasilitas belajar. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta didik. Dengan demikian, setiap ruang kelas diharapkan siap digunakan saat kegiatan belajar mengajar dimulai.
Fahrurrozi juga menginstruksikan kepada seluruh wali kelas agar membantu proses pemerataan inventaris yang ada di lingkungan madrasah. Ia meminta setiap kelas yang memiliki kelebihan meja dan kursi segera mengantarkannya ke gudang penyimpanan. Sebaliknya, kelas yang masih kekurangan dipersilakan mengambil meja dan kursi dari gudang sesuai jumlah yang dibutuhkan. "Kami sudah mengatur mekanismenya agar seluruh kelas mendapatkan fasilitas yang sama. Jika ada kelebihan meja dan kursi segera dikembalikan ke gudang, sedangkan kelas yang kekurangan dapat mengambilnya sehingga tidak ada ruang belajar yang kekurangan perlengkapan," ujar Fahrurrozi. Arahan tersebut langsung dilaksanakan oleh para wali kelas bersama peserta didik dengan penuh tanggung jawab.
Lebih lanjut, Fahrurrozi menyampaikan bahwa kebutuhan meja dan kursi untuk tahun pelajaran 2026 dipastikan dapat terpenuhi. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025 MAN 1 Muaro Jambi telah melakukan penambahan inventaris berupa meja dan kursi melalui anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana madrasah. Penambahan tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap bertambahnya jumlah peserta didik setiap tahun. Menurutnya, sebagian besar inventaris yang dimiliki juga masih berada dalam kondisi baik sehingga masih layak digunakan dalam proses pembelajaran. Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen madrasah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai bagi seluruh peserta didik.
Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi kepada para guru, wali kelas, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang telah bergotong royong menyelesaikan penataan ruang kelas. Ia menilai bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan melengkapi sarana belajar, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kerja sama kepada peserta didik. Secara tidak langsung, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa budaya gotong royong harus terus dipertahankan sebagai salah satu karakter positif warga madrasah. Menurutnya, lingkungan belajar yang bersih, rapi, dan nyaman akan memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. Ia berharap seluruh siswa turut menjaga inventaris yang telah disediakan agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Para siswa menyambut kegiatan gotong royong tersebut dengan penuh semangat. Mereka saling membantu mengangkat meja dan kursi tanpa membedakan kelas maupun kelompok. Beberapa siswa mengaku senang karena dapat berkontribusi dalam mempersiapkan ruang belajar yang nyaman untuk digunakan selama satu tahun pelajaran. Mereka juga menyadari bahwa menjaga fasilitas madrasah merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas guru ataupun petugas kebersihan. Semangat kebersamaan yang tercipta selama kegiatan menjadi salah satu nilai positif yang ingin terus dipelihara di lingkungan MAN 1 Muaro Jambi.
Melalui kegiatan gotong royong penataan meja dan kursi ini, MAN 1 Muaro Jambi menunjukkan kesiapannya menyambut pelaksanaan pembelajaran tahun pelajaran 2026/2027. Seluruh kebutuhan sarana belajar dipastikan tersedia sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman dan kondusif. Sinergi antara pimpinan madrasah, guru, tenaga kependidikan, wali kelas, dan peserta didik menjadi kunci keberhasilan kegiatan tersebut. Madrasah berharap budaya gotong royong, disiplin, dan rasa memiliki terhadap fasilitas sekolah terus tumbuh dalam diri setiap peserta didik. Dengan dukungan sarana yang memadai serta kerja sama seluruh warga madrasah, MAN 1 Muaro Jambi optimistis mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang unggul, nyaman, dan berprestasi.
|
32x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...