
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Suasana Perpustakaan MAN 1 Muaro Jambi tampak lebih ramai dari biasanya pada Rabu (22/07). Sejumlah siswa kelas XII D memanfaatkan ruang pustaka sebagai tempat belajar bersama untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran Ekonomi. Mereka terlihat duduk secara berkelompok sambil membuka buku-buku referensi yang tersedia di perpustakaan. Selain memanfaatkan koleksi buku, para siswa juga berdiskusi untuk menemukan jawaban yang tepat atas tugas yang diberikan guru. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan fasilitas madrasah dalam mendukung proses pembelajaran.
Belajar kelompok dilakukan sebagai upaya siswa untuk memperdalam pemahaman materi Ekonomi yang telah dipelajari di kelas. Tugas tersebut diberikan oleh guru mata pelajaran Ekonomi, Afifah, S.E., sehingga siswa berinisiatif mencari berbagai referensi yang relevan. Masing-masing anggota kelompok berbagi tugas dalam mencari informasi dari buku maupun sumber bacaan lainnya. Mereka saling bertukar pendapat dan mencocokkan hasil temuan agar jawaban yang disusun lebih lengkap. Suasana belajar berlangsung tertib sehingga tidak mengganggu pengunjung perpustakaan lainnya.
Keseriusan para siswa terlihat dari cara mereka memanfaatkan setiap fasilitas yang tersedia. Rak-rak buku menjadi tujuan utama untuk mencari referensi sesuai materi yang sedang dipelajari. Beberapa siswa juga tampak mencatat informasi penting yang ditemukan dari berbagai sumber bacaan. Diskusi berlangsung aktif dengan tetap menjaga ketenangan ruangan. Hal tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar yang nyaman.
Salah seorang siswa kelas XII D, Angga, mengaku belajar di perpustakaan sangat membantu kelompoknya dalam menyelesaikan tugas. "Kami memilih belajar di perpustakaan karena banyak buku yang bisa dijadikan referensi untuk menjawab tugas dari Bu Afifah. Selain itu, suasananya tenang sehingga kami lebih fokus berdiskusi," ujarnya. Menurut Angga, belajar bersama membuat mereka lebih mudah memahami materi yang belum dikuasai. Ia juga mengatakan bahwa setiap anggota kelompok dapat saling melengkapi pengetahuan yang dimiliki. Dengan cara tersebut, tugas yang dikerjakan menjadi lebih baik dan lebih lengkap.
Kegiatan belajar kelompok di perpustakaan mendapat apresiasi dari Kepala Perpustakaan MAN 1 Muaro Jambi, Darwin Lubis. Ia menyampaikan bahwa perpustakaan memang disediakan untuk mendukung berbagai aktivitas literasi dan pembelajaran siswa. "Kami merasa senang apabila semakin banyak siswa yang memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar dan mencari referensi. Semoga budaya membaca dan belajar bersama terus berkembang di lingkungan madrasah," katanya. Ia menambahkan bahwa perpustakaan akan terus berupaya menyediakan koleksi bacaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, siswa dapat memperoleh sumber belajar yang lebih beragam.
Menurut Darwin Lubis, meningkatnya kunjungan siswa ke perpustakaan merupakan indikator tumbuhnya budaya literasi di lingkungan madrasah. Ia menjelaskan bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat meminjam buku, tetapi juga pusat kegiatan belajar yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga madrasah. Berbagai koleksi buku pelajaran, ensiklopedia, dan buku penunjang lainnya tersedia untuk membantu siswa memperluas wawasan. Oleh karena itu, pihak perpustakaan selalu berupaya menciptakan suasana yang nyaman bagi para pengunjung. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca siswa dari waktu ke waktu.
Kegiatan belajar kelompok seperti yang dilakukan siswa kelas XII D juga memberikan manfaat dalam membangun kemampuan bekerja sama. Melalui diskusi, setiap anggota kelompok belajar menyampaikan pendapat sekaligus menghargai pandangan orang lain. Mereka tidak hanya mengejar penyelesaian tugas, tetapi juga memperdalam pemahaman terhadap materi yang dipelajari. Kebiasaan berdiskusi menggunakan referensi yang valid menjadi bekal penting dalam menghadapi pembelajaran di jenjang yang lebih tinggi. Hal ini sekaligus mencerminkan semangat belajar aktif yang terus dikembangkan di MAN 1 Muaro Jambi.
Pemanfaatan ruang perpustakaan oleh siswa kelas XII D menjadi contoh positif bagi peserta didik lainnya. Fasilitas yang telah disediakan madrasah akan memberikan manfaat maksimal apabila digunakan secara optimal untuk kegiatan akademik. Dukungan guru, pengelola perpustakaan, dan semangat belajar siswa menjadi perpaduan yang baik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. MAN 1 Muaro Jambi pun terus mendorong terciptanya budaya literasi sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. Dengan semakin banyak siswa yang memanfaatkan perpustakaan, diharapkan prestasi belajar dan kebiasaan membaca akan terus meningkat.
|
41x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...