Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Muaro Jambi # Bersyukurlah atas peristiwa yang terjadi # Selalu Berpikir Positif Atas Peristiwa yang Terjadi Hari Ini # Selamat datang di website MAN 1 Muaro Jambi # MAN SAMUJA MADRASAH HEBAT DAN BERMARTABAT # Terima Kasih Telah Mengunjungi Website Kami
Diposting Pada: Selasa, 28 Juli 2026

Pembelajaran Berbasis Cinta Warnai Pekan Kedua Sekolah, Siswa Kelas X Belajar Ekonomi Sekaligus Menumbuhkan Empati

Pembelajaran Berbasis Cinta Warnai Pekan Kedua Sekolah, Siswa Kelas X Belajar Ekonomi Sekaligus Menumbuhkan Empati

Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Proses pembelajaran pada pekan kedua tahun ajaran baru di MAN 1 Muaro Jambi berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Para guru menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang inovatif sebagai implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta (KMBC). Salah satu pembelajaran yang menarik terlihat di kelas X pada mata pelajaran IPS Terpadu (Ekonomi) yang diampu oleh Afifah, S.E. Melalui metode kerja kelompok, peserta didik tidak hanya mempelajari materi pelajaran, tetapi juga belajar membangun hubungan sosial yang positif dengan teman-teman yang berasal dari berbagai sekolah dan madrasah. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata upaya madrasah dalam menanamkan karakter mulia sejalan dengan tujuan pendidikan nasional.

Pembelajaran dimulai dengan pengenalan materi yang disampaikan secara interaktif oleh guru. Setelah itu, peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri atas siswa dengan latar belakang sekolah asal yang berbeda. Pembagian kelompok dilakukan secara acak agar setiap siswa memiliki kesempatan mengenal teman baru. Selama diskusi berlangsung, setiap anggota kelompok diberikan tanggung jawab yang sama untuk menyampaikan pendapat dan menyelesaikan tugas bersama. Suasana kelas tampak hidup karena seluruh peserta didik aktif berdiskusi dan saling bertukar ide.

Afifah menjelaskan bahwa penerapan kerja kelompok bukan sekadar untuk menyelesaikan tugas pembelajaran, melainkan sebagai sarana membangun karakter peserta didik. Menurutnya, keberagaman latar belakang siswa merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa kebersamaan. "Anak-anak berasal dari sekolah yang berbeda-beda. Melalui kerja kelompok ini mereka belajar saling mengenal, menghargai perbedaan, dan bekerja sama mencapai tujuan bersama," ujar Afifah saat memberikan penjelasan kepada peserta didik. Ia berharap suasana belajar yang nyaman akan membantu siswa lebih mudah beradaptasi di lingkungan madrasah yang baru. Pernyataan tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh siswa yang mengikuti pembelajaran.

Selain meningkatkan kemampuan akademik, kegiatan belajar kelompok juga diarahkan untuk menanamkan nilai-nilai utama dalam Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta. Afifah menerangkan bahwa nilai pertama yang ingin ditumbuhkan adalah empati, yaitu kemampuan memahami perasaan orang lain sebelum memberikan tanggapan atau penilaian. Ia menilai sikap tersebut sangat penting agar peserta didik mampu membangun hubungan yang harmonis di lingkungan sekolah. Guru juga mengajak siswa untuk membiasakan diri mendengarkan pendapat teman tanpa saling menyalahkan. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih menyenangkan sekaligus bermakna.

Nilai berikutnya yang ditekankan adalah sikap anti-bullying atau antiperundungan. Afifah mengatakan bahwa peserta didik harus memiliki keberanian untuk menjadi upstander, yaitu seseorang yang berani membela dan merangkul teman yang mengalami perundungan. Ia menegaskan bahwa budaya saling menghormati harus menjadi kebiasaan yang terus dipelihara di lingkungan madrasah. Menurutnya, setiap siswa memiliki hak yang sama untuk merasa aman dan nyaman ketika mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu, seluruh warga kelas diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan saling mendukung.

Tidak hanya itu, pembelajaran juga menanamkan pentingnya kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Selama diskusi kelompok berlangsung, peserta didik didorong untuk berbagi tugas, menghargai pendapat teman, dan mencari solusi bersama atas setiap permasalahan yang diberikan guru. Afifah menjelaskan bahwa keberhasilan kelompok tidak ditentukan oleh kemampuan satu orang saja, melainkan oleh kerja sama seluruh anggotanya. Ia juga menyampaikan bahwa budaya kolaborasi akan lebih bermanfaat dibandingkan persaingan yang tidak sehat. Melalui pengalaman tersebut, siswa diharapkan mampu membawa semangat kerja sama dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa peserta didik mengaku senang mengikuti pembelajaran dengan metode kerja kelompok tersebut. Mereka menilai kegiatan tersebut membantu mereka mengenal teman-teman baru sekaligus meningkatkan rasa percaya diri untuk berkomunikasi. Salah seorang siswa mengatakan bahwa suasana belajar menjadi lebih menyenangkan karena setiap anggota kelompok diberikan kesempatan menyampaikan pendapat. Ia juga mengungkapkan bahwa diskusi bersama membuat materi Ekonomi lebih mudah dipahami. Pernyataan siswa tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif peserta didik.

Penerapan Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta di MAN 1 Muaro Jambi diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Melalui pembelajaran yang menekankan empati, anti-bullying, dan kolaborasi, peserta didik dibimbing menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama serta mampu bekerja sama dalam keberagaman. Pihak madrasah terus mendorong seluruh guru untuk menghadirkan proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Dengan demikian, lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan penuh kasih sayang dapat terus terwujud di MAN 1 Muaro Jambi. Upaya tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen madrasah dalam menyukseskan implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta secara berkelanjutan.

 


52x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Pesert Ujian Manfaatkan Pustaka Saat Jam Istirahat 104x dibaca
  2. Ketua Panitia STS Berikan Arahan Sebelum Pelaksanaan ujian 159x dibaca
  3. Tim P5 PPRA Kelompok Gaya Hidup Berkelanjutan Penghijauan Mulai Beraksi 181x dibaca
  4. Pembina OSIM Sampaikan Pembinaan Program Kerja OSIM untuk Tahun Pelajaran 2024/2025 286x dibaca
  5. Guru MAN 1 Muaro Jambi Laksanakan Salat Idul Fitri di Lingkungan Masing-Masing 70x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MAN 1 Muaro Jambi

Mars Madrasah