
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Semarak HUT Republik Indonesia ke-81 terasa di wilayah RT 11 Desa Sungai Gelam pada Rabu (19/08/2026). Pawai Budaya menjadi salah satu kegiatan yang melibatkan berbagai lembaga pendidikan di wilayah tersebut. Lembaga pendidikan yang ikut dalam kegiatan berasal dari jenjang RA, MI, MTs, hingga MA. MAN 1 Muaro Jambi sebagai salah satu lembaga pendidikan tingkat MA turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran madrasah membawa tema Pendidikan dan Profesi dengan menampilkan potensi peserta didik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa MAN 1 Muaro Jambi selalu hadir dan berbaur bersama masyarakat,” kata Waka Kesiswaan, Siti Fatimah, S.Pd.,Gr. Ia menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam pawai bukan sekadar untuk memeriahkan HUT RI. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan madrasah kepada masyarakat secara lebih dekat. Berbagai ekstrakurikuler sengaja ditampilkan agar masyarakat mengetahui kegiatan peserta didik. Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah prestasi yang diraih selama dua tahun terakhir menjadi bagian dari semangat yang dibawa dalam pawai.
Tema Pendidikan dan Profesi dipilih karena pendidikan memiliki hubungan erat dengan cita-cita peserta didik. Melalui pendidikan, peserta didik dipersiapkan untuk menghadapi masa depan. Berbagai profesi juga menjadi gambaran tentang tujuan yang dapat diraih setelah menempuh pendidikan. Karena itu, peserta pawai membawa tampilan yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan profesi. Konsep tersebut membuat kehadiran MAN 1 Muaro Jambi memiliki pesan edukatif di tengah kemeriahan pawai.
Tidak hanya membawa tema utama, MAN 1 Muaro Jambi juga memperkenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Beberapa di antaranya adalah Drumband Genta Bahana Mahardika, olahraga, PMR, panahan, Pramuka, keagamaan, Paskibra, dan kesenian. Masing-masing kegiatan memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda. Peserta didik yang tergabung dalam ekstrakurikuler tampil dengan penuh semangat. Penampilan tersebut menunjukkan bahwa madrasah memberikan ruang yang luas bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat.
Kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Melalui Pramuka, misalnya, peserta belajar tentang kedisiplinan dan kemandirian. Kegiatan olahraga mengajarkan sportivitas dan kerja sama. PMR menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, sedangkan kesenian memberikan ruang bagi kreativitas. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan yang berlangsung di luar pembelajaran kelas.
Prestasi yang diraih peserta didik dalam dua tahun terakhir turut menjadi kebanggaan madrasah. Prestasi tersebut tidak terlepas dari kerja keras peserta didik, pembina, guru, dan dukungan orang tua. Keikutsertaan dalam pawai menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada masyarakat. Madrasah ingin menunjukkan bahwa peserta didik memiliki banyak kemampuan yang dapat dikembangkan. Semangat berprestasi tersebut diharapkan terus tumbuh dalam berbagai kegiatan berikutnya.
Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, S.Pd.,M.M., memberikan apresiasi atas keterlibatan seluruh peserta. Ia bahkan ikut berjalan bersama rombongan dalam pawai budaya tersebut. Kehadiran kepala madrasah menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan peserta didik. Jurmalis menilai kegiatan tersebut memiliki manfaat positif bagi madrasah dan masyarakat. Menurutnya, hubungan baik dengan masyarakat harus terus dibangun melalui kegiatan yang positif.
Pawai Budaya di RT 11 Desa Sungai Gelam akhirnya menjadi momentum kebersamaan berbagai lembaga pendidikan. MAN 1 Muaro Jambi berhasil membawa semangat pendidikan, profesi, kreativitas, dan prestasi dalam satu penampilan. Keikutsertaan tersebut juga memperlihatkan keberadaan madrasah sebagai bagian dari masyarakat. Peserta didik memperoleh pengalaman berharga melalui kegiatan di luar lingkungan pembelajaran. Semangat HUT RI ke-81 pun semakin terasa melalui kebersamaan dan kreativitas generasi muda.
|
14x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...