
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Aktivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di MAN 1 Muaro Jambi pada Rabu, 26 Agustus 2026, dilaksanakan di dalam kelas. Kebijakan tersebut diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi udara di sekitar madrasah. Kabut asap masih terasa cukup pekat di kawasan MAN 1 Muaro Jambi. Pembelajaran tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan. Guru dan peserta didik mengikuti kegiatan dengan tetap memperhatikan kesehatan.
Guru PJOK MAN 1 Muaro Jambi, Jemmi Andrianto, menyampaikan bahwa kegiatan PJOK hari ini dilakukan di dalam ruang kelas. “Untuk sementara, pembelajaran PJOK kita laksanakan di dalam kelas dengan menyesuaikan kondisi udara,” jelasnya. Ia mengatakan keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, S.Pd., M.M. Arahan diberikan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan peserta didik. Guru PJOK kemudian menyesuaikan kegiatan pembelajaran agar tetap dapat berlangsung tanpa mengharuskan siswa beraktivitas di luar ruangan.
Pelaksanaan PJOK di dalam kelas menjadi salah satu bentuk penyesuaian pembelajaran terhadap kondisi lingkungan. Biasanya, mata pelajaran PJOK dapat melibatkan aktivitas fisik di lapangan atau ruang terbuka. Namun, kondisi udara pada Rabu pagi membuat kegiatan tersebut perlu dipertimbangkan kembali. Guru tetap berupaya menyampaikan materi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Peserta didik mengikuti pembelajaran dengan tertib di ruang kelas.
Jemmi Andrianto juga mengimbau peserta didik untuk memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Ia meminta siswa tidak memaksakan diri melakukan aktivitas fisik apabila kondisi tubuh kurang baik. Siswa juga diarahkan untuk mengurangi kegiatan di luar ruang. Menurutnya, kesehatan peserta didik menjadi pertimbangan utama dalam menentukan bentuk kegiatan PJOK. Pembelajaran tetap dapat dilakukan dengan metode yang menyesuaikan situasi.
Kabut asap yang masih terasa di kawasan MAN 1 Muaro Jambi menjadi perhatian warga madrasah. Kondisi udara tersebut dapat mengurangi kenyamanan ketika melakukan aktivitas di ruang terbuka. Karena itu, kegiatan yang membutuhkan banyak aktivitas luar ruangan dilakukan dengan pertimbangan khusus. Guru melakukan penyesuaian agar proses pembelajaran tetap berjalan. Peserta didik pun diminta mengikuti arahan guru selama kegiatan berlangsung.
Selain menyesuaikan kegiatan PJOK, pihak madrasah terus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan. Peserta didik dianjurkan menggunakan masker ketika berada di luar ruang. Masker menjadi salah satu perlindungan yang dapat digunakan saat kondisi udara kurang baik. Siswa juga diimbau menjaga kebersihan dan mencukupi kebutuhan istirahat. Hal tersebut diharapkan membantu menjaga kondisi tubuh selama mengikuti kegiatan di madrasah.
Arahan Kepala MAN 1 Muaro Jambi menjadi dasar bagi guru untuk menyesuaikan kegiatan pembelajaran. Kepala madrasah memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan peserta didik. Setiap guru diharapkan mampu mengambil langkah yang sesuai dengan keadaan. Koordinasi antarpimpinan dan guru terus dilakukan agar kegiatan madrasah tetap berjalan. Penyesuaian pembelajaran dilakukan tanpa mengabaikan tujuan pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, pembelajaran PJOK di MAN 1 Muaro Jambi tetap berjalan dengan tertib di dalam kelas. Peserta didik mengikuti materi yang diberikan guru tanpa melakukan aktivitas fisik di ruang terbuka. Kondisi tersebut menjadi langkah sementara selama udara masih dipengaruhi kabut asap. Pihak madrasah akan terus memperhatikan perkembangan keadaan lingkungan. Seluruh peserta didik diharapkan menjaga kesehatan dan mengikuti setiap arahan yang diberikan selama kegiatan pembelajaran.
|
39x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...