
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Jumat malam (18/10), lapangan MAN 1 Muaro Jambi dipenuhi cahaya merah oranye dari kobaran api unggun. Kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) mencapai puncaknya dengan penyalaan api yang disaksikan oleh ratusan peserta. Api unggun dinyalakan tepat pukul 19.30 WIB setelah salat berjamaah. Sorak yel-yel pramuka menggema, menandakan semangat persaudaraan yang membara.
Pelatih pramuka, Nana Ruhyana, menyampaikan makna filosofis dari kegiatan ini. “Api unggun bukan sekadar tradisi, tapi lambang semangat yang tidak pernah padam,” tuturnya. Ia menjelaskan bahwa nyala api menggambarkan energi positif yang harus dijaga oleh setiap pramuka. Api juga menjadi simbol kekuatan, kehangatan, dan persatuan dalam kebersamaan.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan keharuan. Para peserta menyanyikan lagu-lagu pramuka, menampilkan drama, dan menyalakan obor kecil di sekeliling lapangan. Pemandangan malam itu terasa magis dan mengesankan. Suara tawa, nyanyian, dan doa berpadu menjadi harmoni yang menenangkan hati.
Selain mengandung makna simbolis, kegiatan api unggun juga menjadi wadah refleksi. Nana Ruhyana mengajak peserta untuk merenungi perjalanan mereka selama kegiatan berlangsung. “Kita belajar bahwa dalam setiap nyala semangat, ada tanggung jawab untuk menjaga persaudaraan,” katanya. Pesan itu disambut dengan tepuk pramuka yang kompak dan bersemangat.
Kegiatan malam itu juga diisi dengan pentas seni sederhana dari masing-masing regu. Setiap penampilan menampilkan kreativitas tinggi, mulai dari pantomim hingga tarian daerah. Suasana menjadi meriah dan penuh kegembiraan, namun tetap dalam suasana kebersamaan yang hangat.
Kepala madrasah, Jurmalis, turut hadir memberikan dukungan moral. Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap semangat para peserta dan pembina. “Api unggun malam ini menyala bukan hanya di lapangan, tapi juga di hati kalian,” ujarnya sambil tersenyum. Ia berharap nilai-nilai kepramukaan terus dihidupkan dalam kegiatan sekolah.
Acara berakhir dengan pembacaan doa bersama. Saat bara api mulai meredup, peserta saling berjabat tangan, menandakan akhir kegiatan yang penuh makna. Malam itu meninggalkan pesan mendalam tentang arti kebersamaan, semangat, dan persaudaraan sejati di bawah langit Sungai Gelam.
|
59x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...