
Sungai Gelam ~ Bulan suci Ramadan yang telah ditunggu-tunggu telah tiba. Di bulan suci yang penuh berkah ini, para umat Islam di seluruh dunia berlomba-lomba mengumpulkan pahala, dengan berbuat kebaikan terhadap sesama dan memperbanyak amal ibadah. Salah satu ibadah yang paling dianjurkan untuk diamalkan di bulan Ramadan ini, adalah tadarus Alquran. Kegiatan membaca dan memahami kitab suci umat Islam tersebut, merupakan ibadah yang paling populer di bulan Ramadan ini.
Pelaksanaan Tadarus Alquran menjadi agenda yang dilaksanakan oleh para siswa MAN 1 Muaro Jambi usai dilaksanakan KBM. Kegiatan ini dimulai pukul 11.15 WIB hingga terdengar suara azan dari mushola Assuhada, MAN 1 Muaro Jambi. Seperti yang terlihat pada hari ini (26/4) di di kelas X MIA 2. Kegiatan ini memang menjadi salah satu agenda yang sudah disusun diawal perencanaan kegiatan selama bulan suci ramadhan. Hal tersebut disampaikan oleh Ustadz Muhammad Khadafi Ritonga,S.Pd.I selaku Pembina Keagamaan. “Kegiatan tadarus ini dilakukan setelah kegiatan pembelajaran secara selesai sembari menunggu azan salat Zuhur kemudian dilanjutkan salat berjamaahâ€, Ujar Khadafi.
Lebih lanjut guru Bahasa Arab alumni UIN STS Jambi ini menuturkan bahwa di antara amal kebajikan yang sangat dianjurkan dilakukan di bulan Ramadhan adalah tadarus Al-Quran. Tadarus Al-Quran berarti membaca, merenungkan, menelaah, dan memahami wahyu-wahyu Allah SWT yang turun pertama kali pada malam bulan Ramadhan (QS. Al-Baqarah : 185) Dengan tadarus Al-Quran, kandungan hikmah yang termuat dan terkumpul di dalam Al-Quran dapat menjadi kompas penunjuk jalan menuju kebenaran.
Pertama, menjadi sebaik-baiknya manusia. Tidak ada manusia yang lebih baik daripada orang yang mau belajar dan mengajarkan Alquran. Oleh karena itu, profesi pengajar Al-Quran - jika dimasukkan sebagai profesi - adalah profesi terbaik di antara sekian banyak profesi. Sabda Nabi saw., "Sebaik-baik kamu sekalian adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)
Kedua, memperoleh kebaikan berlipat. Sabda Nabi SAW., "Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan. Saya tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf." (HR. Tirmidzi)
Ketiga, memberi syafaat di hari kiamat. Sabda Nabi SAW., "Bacalah olehmu Al-Quran karena sesungguhnya Al-Quran itu akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya." (HR. Muslim)
Keempat, dikumpulkan di surga bersama para Malaikat. Sabda Nabi SAW., "Orang yang mahir membaca Al-Quran kelak (mendapat tempat di surga) bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Sementara orang yang kesulitan dan berat jika membaca Al-Quran, maka ia mendapatkan dua pahala." (HR. Bukhari dan Muslim)
Kelima, mengangkat derajat. Nabi SAW. bersabda, "Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat beberapa kaum dengan Alkitab (Al-Quran), dan Ia akan merendahkan derajat suatu kaum yang lain dengannya." (HR. Muslim)
Keenam, menjadi pembeda. Sabda Nabi SAW., "Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Quran seperti buah limau yang harum baunya dan lezat rasanya. Perumpamaan orang mukmin yang tidak suka membaca Al-Quran seperti buah kurma yang tidak berbau, tetapi rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Quran seperti buah yang harum baunya, tetapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Quran seperti buah handhalah yang tidak ada baunya dan rasanya pahit." (HR. Bukhari dan Muslim). Tadarus Al-Quran merupakan amalan mulia yang dianjurkan Nabi saw., terutama pada bulan Ramadhan. Untuk itu, jangan biarkan bulan Ramadhan kali ini berlalu tanpa tadarus Al-Quran
|
316x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...