
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ MAN 1 Muaro Jambi melaksanakan asesmen susulan bagi siswa yang tidak dapat mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) utama pada Senin (08/06). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panitia ASAT, Suratno. Asesmen susulan dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan akademik kepada peserta didik yang memiliki alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa siswa tercatat tidak mengikuti asesmen utama karena sakit maupun mengalami musibah keluarga. Pelaksanaan asesmen berlangsung di ruang yang telah disiapkan oleh panitia.
Menurut data panitia, peserta asesmen susulan berasal dari beberapa kelas yang sebelumnya tidak hadir saat jadwal asesmen utama berlangsung. Setiap siswa diwajibkan menyampaikan keterangan yang jelas kepada pihak madrasah. Keterangan tersebut menjadi dasar bagi panitia untuk menetapkan peserta yang berhak mengikuti ujian susulan. Langkah ini dilakukan agar pelaksanaan asesmen tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, kebijakan tersebut juga menjamin keadilan bagi seluruh peserta didik.
Suratno menjelaskan bahwa asesmen susulan merupakan agenda yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh panitia. Ia mengatakan bahwa setiap siswa memiliki hak yang sama untuk mengikuti proses penilaian. Oleh karena itu, madrasah berupaya memberikan solusi bagi siswa yang mengalami kendala saat asesmen utama berlangsung. Kebijakan tersebut juga merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi peserta didik. Dengan demikian, tidak ada siswa yang dirugikan karena keadaan tertentu.
“Kami memberikan kesempatan kepada siswa yang berhalangan hadir agar tetap dapat menyelesaikan asesmennya sesuai ketentuan,” ujar Suratno. Ia menambahkan bahwa soal yang digunakan tetap mengacu pada standar yang telah ditetapkan. Proses pengawasan juga dilakukan sebagaimana asesmen utama. Dengan cara tersebut, kualitas dan objektivitas penilaian tetap terjaga. Panitia berharap seluruh peserta dapat mengikuti asesmen dengan baik.
Salah satu peserta asesmen susulan adalah Riski Pratama dari kelas XI C. Ia terpaksa meninggalkan asesmen utama karena mengalami musibah yang tidak terduga. Saat sedang mengikuti asesmen mata pelajaran pertama, Riski menerima kabar bahwa ayahnya meninggal dunia. Kejadian tersebut membuat dirinya harus segera pulang untuk mendampingi keluarga. Akibatnya, ia tidak dapat melanjutkan asesmen yang sedang berlangsung.
Pihak madrasah memberikan kesempatan kepada Riski untuk mengikuti asesmen susulan setelah mempertimbangkan kondisi yang dialaminya. Guru dan panitia juga memberikan dukungan moral agar siswa tersebut tetap semangat menjalani proses pendidikan. Menurut pihak madrasah, pendidikan harus tetap memperhatikan sisi kemanusiaan. Oleh sebab itu, kebijakan yang diberikan mempertimbangkan kondisi setiap peserta didik. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Riski mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh madrasah. Ia mengatakan bahwa dirinya tetap ingin menyelesaikan seluruh kewajiban akademik meskipun sedang berduka. Menurutnya, dukungan guru dan teman-teman menjadi motivasi tersendiri untuk kembali mengikuti asesmen. Ia berharap dapat memperoleh hasil yang memuaskan. Semangat tersebut menunjukkan tanggung jawabnya sebagai seorang pelajar.
Dengan terselenggaranya asesmen susulan ini, MAN 1 Muaro Jambi berharap seluruh siswa dapat menyelesaikan rangkaian ASAT secara tuntas. Hasil asesmen nantinya akan digunakan sebagai bahan evaluasi pembelajaran selama satu semester. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa madrasah berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang adil dan humanis. Semua peserta diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan akademiknya. Pelaksanaan asesmen susulan pun berjalan lancar hingga selesai.
|
9x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...