
Sungai Gelam (MAN 1 Muaro Jambi) ~ Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, S.Pd., M.M., mengumpulkan para pembina ekstrakurikuler di ruang kepala madrasah, Senin (21/09/2026). Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk mengevaluasi program kerja ekstrakurikuler yang belum terlaksana sepanjang tahun 2026. Evaluasi dilakukan mengingat kalender kegiatan tahun 2026 telah memasuki penghujung September. Waktu efektif pelaksanaan program pada tahun ini tersisa sekitar Oktober dan November. Selain mengevaluasi program berjalan, pertemuan juga membahas persiapan program dan pengajuan anggaran untuk tahun 2027.
Jurmalis mengingatkan para pembina agar segera memetakan kegiatan yang masih memungkinkan dilaksanakan pada tahun 2026. “Program kerja ekstrakurikuler yang belum terlaksana perlu dilihat kembali dan disesuaikan dengan waktu yang masih tersedia,” ujar Jurmalis. Ia menjelaskan bahwa efektivitas pelaksanaan kegiatan pada tahun ini harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pembina perlu menentukan kegiatan berdasarkan skala prioritas dan kondisi madrasah. Evaluasi tersebut diharapkan membuat program yang telah dirancang tidak berhenti pada tahap perencanaan. Para pembina juga diminta menyampaikan perkembangan masing-masing kegiatan secara terbuka.
Pertemuan tersebut membahas berbagai program ekstrakurikuler yang berada di bawah pembinaan madrasah. Setiap pembina diberikan ruang untuk menyampaikan program yang telah dilaksanakan maupun yang masih tertunda. Pembahasan dilakukan untuk mengetahui kendala yang menyebabkan sejumlah kegiatan belum berjalan. Dari hasil pembahasan tersebut, madrasah dapat menentukan langkah lanjutan untuk dua bulan efektif yang tersisa. Kegiatan yang memungkinkan dilaksanakan akan disusun kembali berdasarkan waktu dan kondisi. Sementara kegiatan yang membutuhkan persiapan lebih panjang dapat dipertimbangkan untuk masuk dalam program tahun berikutnya.
Selain mengevaluasi program tahun 2026, rapat juga membahas agenda ekstrakurikuler untuk tahun 2027. Penyusunan rencana tersebut dilakukan lebih awal agar kegiatan dapat dipersiapkan secara matang. Pengajuan kebutuhan anggaran tahun 2027 juga menjadi salah satu pembahasan utama. Para pembina perlu menyampaikan kebutuhan kegiatan sejak tahun 2026 sesuai mekanisme perencanaan anggaran. Dengan demikian, kebutuhan program dapat dipetakan sebelum memasuki tahun anggaran baru. Perencanaan lebih awal diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler secara lebih terarah.
Dalam pertemuan tersebut hadir Waka Kesiswaan Siti Fatimah, Waka Kurikulum Suratno, serta sejumlah pembina ekstrakurikuler. Pembina Kesenian Suci Intan Maulia turut hadir dalam pertemuan tersebut. Selain itu, hadir Pembina Panahan Anita Dewi Anggara, Pembina Pramuka Ardiansyah dan Tia Siti Wirya. Pembina OSIM Gesang Subagio dan Pembina Olahraga Jemmi Andrianto juga mengikuti pembahasan. Kehadiran unsur pimpinan dan pembina tersebut menunjukkan bahwa program ekstrakurikuler menjadi bagian dari perhatian bersama di MAN 1 Muaro Jambi.
Pembahasan juga menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan kondisi bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sekitar wilayah madrasah. Kondisi tersebut berdampak pada pelaksanaan pembelajaran yang sementara dilakukan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Situasi ini turut menjadi pertimbangan dalam menentukan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat dilaksanakan. Madrasah perlu mempertimbangkan aspek keamanan, kesehatan, dan kondisi lingkungan sebelum menetapkan kegiatan. Karena itu, setiap program tidak dapat dilaksanakan secara sembarangan. Koordinasi antara pimpinan dan pembina menjadi penting agar kegiatan tetap berjalan sesuai situasi.
Para pembina juga didorong untuk memanfaatkan waktu yang tersedia dengan melakukan penyesuaian program. Kegiatan yang bersifat administratif dan persiapan dapat tetap dilakukan selama tidak bertentangan dengan kebijakan PJJ. Perencanaan latihan dan agenda peserta didik juga dapat disusun secara bertahap. Setiap pembina diharapkan mampu membuat prioritas sesuai bidang masing-masing. Evaluasi tidak hanya melihat kegiatan yang sudah terlaksana, tetapi juga efektivitas dan manfaatnya bagi peserta didik. Dengan cara tersebut, program ekstrakurikuler diharapkan benar-benar mendukung pengembangan bakat dan minat murid.
Melalui pertemuan ini, MAN 1 Muaro Jambi berupaya memastikan program ekstrakurikuler tetap terarah meskipun menghadapi kondisi yang tidak biasa. Evaluasi program 2026 menjadi bahan untuk menentukan langkah pada dua bulan terakhir tahun berjalan. Sementara itu, pembahasan agenda 2027 menjadi langkah awal dalam menyusun program yang lebih terencana. Pengajuan anggaran sejak tahun sebelumnya juga diharapkan membuat kebutuhan kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik. Kepala madrasah bersama unsur terkait akan terus melakukan koordinasi terhadap pelaksanaan program. Dengan perencanaan, evaluasi, dan penyesuaian yang baik, kegiatan ekstrakurikuler diharapkan tetap memberikan ruang bagi murid untuk berkembang sesuai potensi dan minatnya.
|
33x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...